Di Suatu Sore

April 15th, 2008 by pecinta-langit-biru

Apa kabar teman-teman semua? Yang disana..?? (aduh jadi kayak jumpa fans gini :p)

Masih berjumpa dengan mahasiswi yang pemalas dan suka makan ini.
Maklum masih dalam rangka UTS, stress + mendadak sering belajar = nafsu
makan menggila :p

Begitu juga hari ini. Ujian yang
gampang-gampang susah (soalnya gampang, jawabnya susah) si Kapita
Selekta telah dilalui. Selesai ujian pun masih ada saja yang bertingkah
aneh. Sertifikat dan vandel yang terlupakan. Surat pengantar PKL yang
terselip entah kemana (biarkan petugas Akademik yang mengurus).
Proposal PKL dan IRN 2008 yang (lagi-lagi) terlupakan. Dan sejumlah
kerikil-kerikil kecil yang membuatku tersandung.

 

Dari pinggir jalan

Tak biasanya aku pulang sendiri. Biasanya aku pulang dengan
teman-temanku yang tak pernah berhenti berbicara sepanjang perjalanan,
atau nebeng teman yang bawa sepeda motor hingga gerbang depan. Tapi
tidak hari ini. Dan mau tak mau, rasanya ada yang hilang. Padahal dulu
aku begitu terbiasa berjalan sendiri. Kini saat aku harus berjalan
sendiri lagi, semuanya terasa ganjil. Pernahkah kamu merasakan hal yang
sama?

Dan alhasil dengan semua perasaan yang aneh itu, bukannya langsung
pulang, aku malah mampir dulu ke mall yang sekarang sepi gara-gara ada
Mato*. Makan di KF*, sendirian. Dulu aku terbiasa makan sendiri.
Sekarang semuanya terasa ganjil. Aku malah ingat kenanganku dengan Adek
sebelum dia berangkat ke Jerman. Tapi itu sebatas kenangan. Sebagai
gantinya, aku coba produk baru, Salsa Crispy. Ternyata itu tortilla
dipotong-potong dan ada bumbunya yang pedas tapi enak. Ada potongan
entah tomat atau pepaya, yang penting enak :p

Untuk menghilangkan rasa kesepian (seperti anak hilang), aku buka
e-mailku, dan membalas e-mail sahabatku yang sekarang bekerja di
Jerman. Miss u, Lyt. I’ve replied ur message )

Dan ketika aku pulang, aku menemukan kehangatan yang aku rindukan.
Kehangatan keluarga. Minus durian yang baru mereka beli tentunya.
Dengan wajah sumringah dan bau durian kemana-mana. Durian memang bukan
makanan manusia :p :p (maap bagi pecinta durian :p)

Selamat sore, selamat menikmati senja.

NB : Foto tersebut aku ambil saat aku baru turun dari angkot, dalam
perjalanan pulang. Senja selalu menjadi obyek yang menarik untuk
diabadikan…

Kembali ke Peradaban…

April 1st, 2008 by pecinta-langit-biru

OST : Timur Disebut Mereka - Lipgloss (Audition AD OST)
bukan karena abis nonton 10.000 BC lo ya (walo saya suka melihat mamot-mamot berkeliaran dan berlarian di antara manusia… *evil grin*).

pertama, saya ucapkan selamat untuk abang thuns yang mo married tanggal 9 nanti (kiaa~).
kedua, saya ucapkan selamat kepada The 3rd NSPCA committees, participants, pemateri, juri dan segenap pihak yang telah membantu terselenggaranya acara tersebut (congrats ya buat the winners ^^). Bu kapel, kapan makan-makannya?? kalo ga diceburin di kolam widyaloka lho. hehehe.
ketiga, akirnya saya mendapatkan barang yang saya inginkan… kalung dengan inisial L ala Death Note dengan harga yang cukup terjangkau (huhuhu)
keempat, mohon maaf sebesar-besarnya bagi yang menyempatkan diri singgah kemari tapi ternyata si tuan rumah sedang entah kemana (padahal hampir tiap hari online, tapi ga pernah blogging. hehehe).
dan terakhir, saya mengucapkan terima kasih tak terhingga untuk Yang Maha Kuasa yang telah memberikan kekuatan dan ketabahan pada diri saya yang tak sempurna ini, keluarga yang pengertian, teman-teman baik yang selalu mendukung dan fasilitas yang memadai (^^)

btw, sepertinya secretary’s syndrome masi melanda (kebanyakan bikin surat buat acara dengan bahasa yang formal) dan belum bisa disembuhkan T_______T

Richer, deeper, wiser

January 28th, 2008 by pecinta-langit-biru

Sometimes you run too fast,
until you can’t touch the rain drops.

Today,
faster, harder, smarter
is not enough.

Even you need to be motivated.
By someone you trust for.

Ini bukan apa-apa.

December 5th, 2007 by pecinta-langit-biru

Yayaya. Hidup ya begitulah, up and down. Ada siang dan malam.
Masalah datang dan pergi. Tapi tetap saja aku selalu melarikan diri di
saat aku tak tahan lagi.

I just can’t handle those problems anymore. For this time. So  please, just let me relax and calm down…

Dan begitulah, semakin aku melarikan diri dari kenyataan, semakin under-pressure pula yang aku rasakan. Feeling guilty.

“Apapun akan aku lakukan, selain mengerjakan tugas-tugas yang ada,”
frase yang diungkapkan seorang kawan yang juga mengalami nasib yang
sama. Hahaha. Jadi, sampai kapan aku harus memandang hujan dan tak
melakukan apa-apa?

Terkapar…

November 24th, 2007 by pecinta-langit-biru

Begitu susahnya bilang "tidak", untuk hal-hal yang sudah di luar kemampuan kita. Menerima pekerjaan ini itu, segan untuk membagi tugas dengan orang lain, semuanya dikerjakan sendiri. Hingga kewalahan, satu demi satu masalah mulai meminta perhatian terlebih dahulu, dan ketika tubuh ini tak sanggup lagi…

terkaparlah saya secara tiba-tiba, mendadak meriang di saat menghitung duitnya Food Review, IOP XV, dan kaos IAAS…

Yayaya, maafkan aku, aku memang bandel -_-"

Recharging my energy…

November 18th, 2007 by pecinta-langit-biru

It’s time to get my energy back! (ala Kyoko-chan on "Skip Beat!" chapter 93 page 4" ^^)

Jadi…hari ini seharian saya jalan-jalan. Ke Pasar Bunga, pasar Ikan, Sardo, Matos… Cuci mata n shopping!Hohoho. Ga juga sih, liat bunga2 segar nan cantik, hamster imut, kucing lucu, kura-kura imut, bagaikan surga dunia… *hiperbolis*

Karena sudah lama saya tidak melalui jalur lain selain rumah-kampus-sekret-perpus-warnet-rumah dst. Maka memperhatikan warna-warni dunia adalah sangat menyenangkan! ^^

Break My Heart

October 19th, 2007 by pecinta-langit-biru

Selama ini aku mengira, hubungan masih bisa
dipertahankan bila kedua belah pihak masih mencintai. Tapi aku
melupakan sesuatu, variabel yang mempengaruhi mereka dan pemahaman
mereka sendiri akan penting tidaknya suatu hubungan untuk dipertahankan.

Matinya suatu harapan secara tiba-tiba memang pedih rasanya…

mendadak iritasi

September 9th, 2007 by pecinta-langit-biru

mendadak iritasi. memandang dunia terasa lebih sentimentil.
"Dunia ga adil..!!" (halah, ga penting)
sinetron, kehidupan nyata, semua jadi serba aneh, serba ga pas di mataku.
kenapa ya?
efek PMS?
(see, how much I said, "Emosi ga stabil gara2 efek PMS?" in this year?)
T_T

H-5 jam

September 3rd, 2007 by pecinta-langit-biru

… Ternyata semakin tambah usia saya belum bisa tambah dewasa dan bijaksana.
Oh well, semoga tak hanya diberi umur yang panjang, tapi juga bermanfaat.
Dan mungkin lebih bisa mengendalikan emosi terutama di saat PMS ginih. Dududu.

July 24th, 2007 by pecinta-langit-biru

entahlah. rasanya seperti terlempar ke masa lalu dan menatap masa kini.

everybody’s changing.

and so did I.

dan seberapa jauh perubahan itu terjadi ternyata cukup mengejutkanku.

"walau kita memandang langit yang sama, ternyata cakrawala kita telah berbeda satu sama lain. dimana kita hanya bisa tersenyum dan berdoa satu sama lain untuk yang terbaik."

Take care, always.